Title : It’s Late
Main Cast :
– Choi Eun Hee
– Lee Hyuk Jae
– Jung Hye Jin
– Yoon Seong Eun
– TaeYang
– Choi Seung Hyun
– All Big Bang’s Member
Genre : Love
Author : EunHee

Jangan pergi… Aku mohon jangan pergi… Jangan pergi…

***

Tap… Tap… Tap…

Langkah sepatu Hyuk Jae terdengar disekitar Koridor rumah sakit, ia berjalan penuh dengan kekhawatiran.. raut wajah sedih yang terpancar dari wajahnya.

HYUK JAE POV

Aku berlari dengan cepat menuju Sebuah ruangan. Dan kulihat beberapa orang telah berkumpul di Koridor Ruang Operasi. Aku menghampiri Seung Hyun, Kakak Eun Hee

“Seung Hyun-ssi! Bagaimana keadaannya?” tanyaku. SeungHyun mengarahkan pandangannya padaku, menatapku tajam. Dan tiba tiba ia berdiri menatapku

GDBUUK!!!

Ia meninjuku dengan kasar. Aku memandangnya dengan perasaan heran mengapa ia memukulku dan tiba tiba air mata bercucur dari Pipinya ketika DaeSung dan SeungRi memisahkan kami.

“Kenapa kau kemari! Jika sampai terjadi sesuatu dengan EunHeeku, maka kau akan mati! Karena kau, dia begini Lee Hyuk Jae!! Seharusnya kau sadar itu!”
“Aku minta maaf” jawabku
“Sudahlah Hyung, ini rumah sakit dan jangan membuat kegaduhan”
“Lepaskan Seung Ri , DaeSung! Aku pantas memukul laki laki seperti dia!” Seung Hyun berusaha memukulku namun mereka berdua menahan seung hyun, aku terduduk jauh dari mereka.

Kini mataku hanya terfokus pada pintu ruang operasi. Kulihat ruangan itu dan memikirkan EunHee sedang diapakan disana. Aku benar benar merasa bersalah padanya. Aku jahat, sungguh jahat. Aku membiarkannya terluka dan aku benar benar tidak tau bagaimana caranya membalas budi. Selama ini, dialah yang menjadi orang yang selalu melindungi diriku. Pantaskah aku melakukan ini? Mengapa aku menjadi manusia yang terlalu egois didunia ini! Mengapa! Andaikan aku mendengarkannya ini pasti tidak akan pernah terjadi. Sekarang penyesalan menghantuiku. Penyesalan menjadi satu satunya hal yang menerpa batinku untuk saat ini. Andaikan aku tau dari awal ini tidak akan terjadi. Tidak akan.

FLASHBACK
AUTHOR POV

Hyuk Jae menghampiri Eun Hee yang sedang asyik membaca novelnya di Sudut ruangan kampus.
“Choi Eun Hee!!”
“Ya?”
“Kau ini sungguh keterlaluan! Mengapa kau duduk disitu sambil membaca novel terus?”
“Yak, memangnya ada apa?”
“Aku ingin kau mendoakan aku”
“heoh? Memangnya kenapa? Kau mau kemana? Kamu mau ngapain?”
“Aku hanya ingin kau mendoakan aku agar aku diterima dengan Hye Jin. Nanti aku akan berkencan dengannya.”
“Mwo? Berkencan?” Eun Hee terkejut mendengar apa yang dikatakan sahabatnya itu. Tiba tiba raut wajahnya berubah. Ia seperti tidak senang jika Hyuk Jae berkencan dengan Hye Jin. Wanita yang terkenal Cantik se-Universitas Paichai
“Kau kenapa?”
“Tidak. Aku tidak apa apa”
“Kau tidak senang jika aku dan Hye Jin berkencan? Tenang akan kucarikan untukmu juga”
“Semoga beruntung”
“Kalau begitu aku pergi dulu. Akan kukabari kau jika berhasil”
“Ne” Hyuk jae melangkahkan kakinya menjauh perlahan dari EunHee. Ketika Hyuk Jae menjauh, EunHee berhenti menatap novelnya dan bertingkah aneh. Eun Hee mengerutkan wajahnya ketika Hyuk Jae pergi meninggalkannya. Rasa marah dan kesal berkecamuk didalam hatinya. Wajahnya tampak sangat tidak terima melihat Sahabatnya berkencan dengan Hye Jin. Eun Hee segera memasukkan novelnya kedalam tas dan kemudian ia berlalu pulang. Ketika berada dijalan ia menunjukkan wajah putus asa. Bagaimana tidak? Eun Hee adalah sahabat setia Hyuk Jae dan ia selalu berrbagi untuk Hyuk Jae. Itu karena EunHee mencintai Hyuk Jae.

“Aku pulang” Ucapnya ketika berada di rumah. Ia melihat rumah dalam keadaan sepi, ya bisa ditebak olehnya. Ayahnya sedang bekerja lembur. Eommanya sedang arisan dan pembantunya sedang berada dibelakang. Yang tersisa hanyalah sang kakak. Seung Hyun , yang sedang asyik bermain PSP didepan televisi.
“Mengapa wajahmu? Tidak biasanya cemberut begitu?”
“Huh! Bagaimana tidak cemberut oppa? Aku merasa jika aku hanya dianggap hanya sebatas sahabat olehnya”
“Oleh siapa?” Tanya seung hyun tanpa menoleh ke Eun hee sedikitpun
“Lee Hyuk Jae!!”
“Memangnya apa yang terjadi diantara kalian? Kalian bertengkar?”
“Bukan… argh! Neo paboya Oppa!! Dia berkencan dengan Hye Jin. Dan itu membuatku semakin sedih”
“Kau yang pabo Eun Hee-ah”
“Kok aku?”
“Tentu saja kau. Bagaimana kau tidak terluka dgn perilakunya yang seperti itu? Kau harus menunjukkan perasaanmu padanya. Bukan menunggunya untuk mengetahui perasaanmu.”
“Aku wanita Oppa! Mau diletakkan dimana Harga diriku jika aku bilang aku menyukai dan bahkan mencintainya!”
“Makanya kukatakan kau itu pabo! Saat mengakui perasaanmu, itu tidak ada hubungannya dengan harga diri. Saat mengajaknya untuk berpacaran kau baru menghubungkannya dengan harga dirimu.”
“Ah sudahlah! Aku mau mandi saja.”
“Dasar anak kecil. Eun Hee-ah, jangan biarkan orang lain menguasai hatinya. Kau harus lebih dahulu membuatnya jatuh cinta padamu”
“Hmh nee oppaaaa neee! Kudengar kau dan oppa2 Big Bang yang lainnya akan tour ke Eropa, jangan lupa ya belikan aku oleh2 dari sana”
“masih 5 hari lagi Eun Hee-ah, sudah! Mandi sana! Nanti oppa akan mencubit pipimu lagi”
“Iya iya! Aku mandi!” Eun Hee segera berlari menuju kamarnya dan kemudian mandi.

***

Choi Eun Hee adalah gadis berusia 23 tahun yang beruntung. Terlahir dari keluarga yang berkecukupan, sukses dan memiliki seorang kakak yang merupakan seorang entertainer, berwajah cantik, bijaksana, pintar dan cerewet. Seseorang yang memilikinya mungkin merasa beruntung. Siapa saja menyukai Eun Hee. Namun tidak ada satupun pria yang mampu membuat hati Eun Hee meleleh seperti Cokelat panas. Kecuali Hyuk Jae. Sahabatnya. Setelah mandi, Eun Hee duduk dibalkon kamarnya, memandang indahnya langit Sore (Ibaratkan lagi melihat SunSet) tak lupa Eun Hee melihat ponselnya apakah terdapat panggilan dari hyuk jae atau tidak.

“Aku benar2 Gila!!!!” ucap Eun Hee
“Banyak laki laki didunia ini kenapa aku masih menyukai laki laki seperti dirimu Hyuk Jae? Segitu tampankah kau bagiku? Aissh!!! Aku bisa gila jika berbicara sendiri seperti ini” Eun Heepun menghentikan bicaranya ketika ia mendengar dering ponselnya. Ia mendapat telfon dari Hyuk Jae.
“Yeobeoseyo?”
“Hyuk Jae imnida”
“Mwoya?”
“Begini. Aku ingin memberitahumu jika.. Hye Jin.. Hye Jin..” perkataan Hyuk jae membuat EunHee semakin penasaran. ‘Sebenarnya laki laki ini ditolak atau diterima? Kenapa nada bicaranya seperti itu?’ batin Eun Hee
“Ayolah jangan bertele tele. Apa yang wanita itu katakan padamu?”
“Dia bersedia menjadi kekasihku Eun Hee!! Ya ampun aku senang sekali!!” DENG!!! EunHee terdiam, ia tak bisa berkata apa apa. Benarkah? Sungguh? Itu tidak bohong? Batin EunHee semakin berkecamuk dengan banyak kata.
“EunHee, kau masih disana?”
“ah ne. chukkae atas hubunganmu” ucap EunHee dengan nada datar
“Mau kucarikan untukmu? Kudengar teman2 Hye Jin sangat tampan”
“Ani’ tidak usah. Aku betah sendirian. Kalau begitu sudah dulu ya? Aku mau masuk”
“Chamkkaman!!!”
“Apa?”
“Besok aku akan memperkenalkannya padamu. Ne?”
“Iya. Annyeong” Klik! Pembicaraan itu terputus begitu saja. EunHee merebahkan dirinya diranjang. Menatap wallpaper ponselnya yang merupakan foto dia bersama Hyuk Jae. Wajahnya kusut seketika.
“Heoooh!!! Paboya!!! Paboya!!! Tidak kah kau tau aku begitu mencintaimu Lee Hyuk Jae!! Bisakah kau rasakan perasaanku padamu!!!” Eun Hee menggerutu sembari menunjuk nunjuk foto Hyuk Jae diponselnya. EunHee pun mengacak acak rambutnya yang sebahu itu. Dan kemudian membenamkan diri dibantal. Meski waktu masih menunjukkan pukul 7 malam, tapi EunHee tetap membenamkan dirinya.

***

Pagi ini EunHee melangkahkan kakinya berjalan menuju Ruang Kelasnya. Ia tidak memikirkan Hyuk Jae. Tapi ia memikirkan Cintanya yang tak dianggap. Bahkan EunHee tidak sadar jika Seong Eun.
“YAK!! EunHee-ah!!!”
“Astaga Seong Eun!!! Kau mengagetkan aku saja!!”
“Apa yang sedang kau fikirkan? Tidak baik loh melamun”
“Kau mengagetkan aku”
“kkkk~ mianhae. Apa yang sedang kau fikirkan?”
“Hyuk Jae.”
“Aku sudah dengar jika dia berkencan dengan Hye Jin. Tapi jika menurut pandanganku Hye Jin itu wanita yang tidak baik” Eun Hee terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Seong eun. Wanita tidak baik? Apa dia pelacur? Segala hal negative tentang Hye Jin telah berkecamuk dalam hatinya.
“Kau bersungguh sungguh Seong eun?”
“Untuk apa aku berbohong? Saranku, ikuti mereka kemanapun mereka pergi. Ketika Hye Jin berpisah dengan Hyuk Jae, kau harus ikuti Hye Jin kemanapun dia pergi”
“Haruskah?”
“Tidak. Jika kau tidak mau sih tidak usah kau lakukan”
“Hmh. Akan kucoba, tapi kau harus membantuku?”
“Iya. Sebagai balasannya… Seung Hyun Oppa untukku” Goda seong eun dengan manja
“AISH!! Kau ini”
“Hahahaha ania, hanya bercandaa. Kajja, kita kekelas”
“Duluan saja, aku mau menunggu Hyuk Jae”
“Ah ne. sampai bertemu dikelas” Seong Eun meninggalkan eun hee sendirian di Depan Kampus. Ia terus melihat pintu masuk. Jikalau Hyuk Jae datang ia mungkin akan segera menghampirinya. Seperti seorang anak berusia 8 tahun ketika mendapati ayahnya telah pulang bekerja. Eun Hee duduk menunggu. Dengan sabar ia menunggu Hyuk Jae memunculkan dirinya dihadapan Eun Hee hingga akhirnya ia mendapati sebuah mobil Sport berwarna hitam kilat melaju memasuki Kampus tersebut. Wajah Eun Hee sumringah. Seperti hendak mendapat Lollipop dari Hyuk Jae. Namun hal itu ia berhenti lakukan ketika mendapati Hyuk Jae tidaklah sendiri. Ia mendapati Hyuk Jae bersama Hye Jin. Kekasihnya. Rasa cemburu langsung membakar hati Eun Hee. Ia melihat kekasih Hyuk Jae menggandeng tangan Hyuk Jae dengan lembut namun erat. Wanita itu mengenakan mini dress berwarna putih hanya dengan kaitan pada lehernya. Membiarkan punggungnya terekspose dengan jelas. Serta memakai High heels berwarna hitam yang membuatnya semakin fashionista *ala Gumiho xD* Eun Hee mengernyitkan dahinya ketika Hyuk Jae memeluk mesra Hye Jin. Akhirnya Eun Hee berjalan mendahului Hyuk Jae dan Hye Jin.

“EunHee!! Mau kemana?” Tanya hyuk jae yang kemudian menghentikan langkah Eun Hee. Eun hee berbalik menatap mereka berdua dengan wajah malas
“Kekelas”
“Kemarilah. Akan kuperkenalkan kau dengan Hye Jin”
“Ani’ aku sudah terlambat dengan kelasku” Eun Hee segera meninggalkan Hyuk Jae dan Hye Jin. Ia ternyata telah gagal untuk mendapat cinta dari Hyuk Jae
“Chagi. Dia kenapa?” Tanya Hye Jin dengan manja
“Molla. Mungkin dia ada masalah.”

***

Selama pelajaran berlangsung, Eun Hee tidak merasa tenang, Sesuatu berkecamuk didalam hatinya. Tidak bisa ditebak apakah itu. Namun hal itu pasti sesuatu yang berhubungan dengan Cintanya untuk Hyuk Jae. Eun Hee tidak menikmati pelajaran dengan baik. Ia harus membagi dua fikirannya untuk focus kepelajaran ini dan focus memikirkan perasaannya. Namun jika dia bisa. Dan akhirnya ia memutuskan untuk memikirkan Hyuk Jae ketimbang memikirkan pelajarannya ini.

Ketika pelajaran berakhir Eun Hee memaksakan kakinya untuk sejalan dengan Hyuk Jae dan Hye Jin. Eun Hee harus rela mendengar dan menyaksikan kemesraan mereka berdua. Walau sebenarnya dalam hati Eun Hee dia marah dan kesal. Eun Hee diajak Hyuk Jae untuk makan siang di café didekat Universitas Paichai.

“nah ayo duduk” ucap Hyuk Jae ramah pada keduanya
“Hyuk Jae. Maafkan sikapku tadi pagi. Aku hanya sedang bad mood”
“Iya aku mengerti. Nah Chagi, kenalkan ini sahabatku Eun Hee. Eun Hee kenalkan ini kekasihku Hye Jin”
“Jung Hye Jin imnida. Bangapta” Hye Jin menjulurkan tangannya kearah Eun Heed an Eun Hee menjabatnya dengan yah, sebagaimana kita tau, dia tidak suka dengan hye jin. Jadi bisa kalian bayangkan bagaimana Ekspresi wajahnya
“Choi Eun Hee”
“Kau adiknya T.O.P Big Bangkan?”
“Ya.”
“Hmmm… Wajahmu lumayan cantik. Tapi kenapa kau tidak punya pacar? Bukankah usiamu setara dengan Hyuk Jae?”
“ani, usiaku 3 tahun lebih muda darinya.”
“Aigoo~ aku kira kalian seumur” Tidak ada yang menjawab. Apalagi tertawa *garing garing* semuanya diam. Eun Hee sibuk meneguk Espressonya. Sedangkan Hyuk Jae sibuk dengan kukunya. Entah apa yang memasuki kukunya hingga ia pandangi seperti anak kecil.
“Ternyata kau itu wanita yang tidak punya charisma ya?” Hye Jin mengucapkan itu dengan nada merendahkan dan membuat Eun Hee berhenti meneguk espressonya. Eun Hee menatap Hye Jin dengan wajah berbeda dan itu membuat Hyuk Jae terkejut . selama ini dia tidak pernah melihat sahabatnya bersikap seperti itu. Eun Hee menatap Hye Jin lekat lekat dengan pandangan yang sangat tajam
“Benar. Aku memang tidak punya charisma . Aku tidak bisa memikat pria. Namun haruskah kau berkata seperti itu didepanku? Dasar tidak sopan”
“Well. Tidak sopan? Maafkan aku. Tapi menurutku kau itu termasuk type wanita yang tidak pernah disukai lelaki. See? Gaya pakaianmu itu Kampungan dan sudah ketinggalan Jaman. Mungkin Hyuk Jae sebenarnya juga tidak betah berdekatan dengan gadis Kuno seperti dirimu ini” Hye Jin berbicara semakin nyolot *bahasa kasarnya* dan itu membuat Wajah Eun Hee merah. Ia benar benar tidak bisa menahan amarahnya. Espresso yang berada ditangannya kini sudah remuk. Wajah Hyuk Jae semakin khawatir. *panas panas*
“Chagi. Jangan berkata seperti itu. Itu.. itu tidak pantas kau lakukan” Ucap Hyuk Jae
“Jung Hye Jin!!!” Eun Hee mengucapkannya dengan kasar. Hingga semua orang yang berada di café itu melihat kearah mereka. Eun Hee mengepalkan tangannya. Ia beranjak dari kursi yang ia duduki dan kemudian berjalan ke arah Hye Jin
“Dasar wanita tidak punya Etika!!!” Eun Hee menjambak rambut Hye Jin. Dan Hye Jin segera membalas jambakan Eun Hee. Hyuk Jae hendak memisahkan mereka namun kekuatan mereka bersatu (?) *kayak power ranger aja -,-* hingga Hyuk Jae terjatuh. Namun tanpa disadari, TaeYang sedang berada di Café itu juga, dan ketika melihat siapa yang bertengkar. TaeYang segera membantu memisahkan mereka. TaeYang berusaha menarik Eun Hee. Dan Hyuk Jae menarik Hye Jin. Rambut Hye Jin dan EunHee sama berantakannya. TaeYang mencengkram tangan EunHee sangat keras. Dan kemudian menarik Eun Hee keluar dari dalam Cafe.

~TO BE CONTINUED~
Gimana ceritanya readers? Sebenernya Author sendiri ga tau, cerita ini termasuk Sad ato malah Comedy -,- FF ini author buat Chapter ga jadi One shoot. Ini special Request dari temen Author namanya RIZKA. Mian kalo inti cerita kamu belum ketemu dipart 1nya . tapi nanti aku buat berkesan deh dipart 2(END)nya . Oke? Kritik dan saran ditampung. Tapi No Bash ya. Masalah urusan FF yang kemarin masih dalam proses. Keep Waiting!!! Dadaaaaaa~~~~

*tarik Eun Hee & Hye Jin kedalem kandang ayam*

EUNHEE

Iklan